Banyak UMKM mulai mencari aplikasi kasir ketika buku catatan dan kalkulator tidak lagi cukup: stok di rak berbeda dengan catatan, pesanan dari WhatsApp terlewat, dan rekap harian baru selesai larut malam. Masalahnya, pilihan aplikasi kasir untuk UMKM sangat banyak, dan hampir semuanya terlihat mirip di halaman promosi.
Artikel ini membantu Anda memilih aplikasi kasir dengan cara yang lebih terukur. Alih-alih membandingkan daftar fitur yang panjang, mulailah dari cara bisnis Anda benar-benar berjalan setiap hari, lalu cocokkan dengan kriteria di bawah.
Mulai dari cara bisnis Anda berjalan
Sebelum membuka situs vendor mana pun, tuliskan alur penjualan Anda dalam beberapa kalimat. Siapa yang mencatat transaksi? Berapa kasir yang bertugas di jam ramai? Apakah pelanggan membeli langsung di toko, memesan lewat chat, atau keduanya? Apakah Anda menjual barang dengan varian ukuran dan warna, atau menu dengan tambahan topping?
Jawaban ini menentukan prioritas. Toko pakaian membutuhkan manajemen varian dan stok yang rapi. Kafe membutuhkan pengaturan meja dan alur pesanan ke dapur. Usaha rental atau reservasi membutuhkan pencatatan jadwal. Aplikasi yang bagus untuk satu jenis usaha belum tentu cocok untuk jenis usaha lain, jadi jangan hanya mengikuti pilihan toko tetangga.
Checklist memilih aplikasi kasir untuk UMKM
Gunakan daftar berikut saat mencoba beberapa aplikasi. Beri nilai sederhana, misalnya cocok, cukup, atau tidak cocok, untuk setiap poin.
- Sinkronisasi stok otomatis. Setiap transaksi di kasir harus langsung mengurangi stok, dan stok masuk dari supplier harus mudah dicatat. Cek juga apakah stok bisa dilihat per produk dan per varian.
- Satu data untuk kanal online dan offline. Jika Anda juga berjualan lewat toko online atau chat, pastikan produk, harga, dan stok berasal dari satu sumber, bukan dua sistem yang harus disamakan manual setiap malam.
- Fitur khusus F&B bila diperlukan. Untuk kafe dan restoran, cari manajemen meja, pemisahan pesanan per meja, dan layar dapur agar pesanan tidak perlu ditulis ulang di kertas.
- Laporan yang mudah dibaca. Minimal Anda bisa melihat penjualan harian, produk terlaris, dan metode pembayaran tanpa harus mengekspor data ke spreadsheet terlebih dahulu.
- Program loyalitas. Kupon, poin, atau membership membantu pelanggan kembali. Lebih baik lagi jika data pelanggan tersimpan di aplikasi yang sama dengan transaksi.
- Kemudahan dipakai kasir. Minta kasir Anda mencoba langsung. Jika transaksi sederhana butuh terlalu banyak langkah, antrean akan memanjang di jam ramai.
- Hak akses per pengguna. Pemilik, kasir, dan staf gudang sebaiknya punya akses berbeda, terutama untuk diskon, pembatalan transaksi, dan perubahan harga.
- Rencana saat internet bermasalah. Tanyakan kepada penyedia apa yang terjadi bila koneksi terputus di tengah jam ramai, dan siapkan prosedur cadangan untuk kasir.
Stok dan kanal penjualan: sumber masalah paling sering
Bagi banyak UMKM, masalah terbesar bukan mencatat transaksi, tetapi menjaga stok tetap benar ketika penjualan datang dari beberapa arah. Pelanggan datang ke toko, pelanggan lain memesan lewat link toko online, dan reseller meminta barang yang sama. Jika setiap kanal punya catatan sendiri, cepat atau lambat Anda akan menjual barang yang sebenarnya sudah habis.
Karena itu, perhatikan apakah aplikasi kasir yang Anda pertimbangkan menyatukan kasir dan toko online dalam satu sistem. Saat produk terjual di kasir, stok di toko online ikut berkurang, dan sebaliknya. Ini terdengar sederhana, tetapi dampaknya besar terhadap kepercayaan pelanggan dan beban kerja tim. Tidak ada lagi pesan permintaan maaf karena barang ternyata kosong setelah pelanggan membayar.
Laporan, pelanggan, dan loyalitas
Aplikasi kasir yang baik membantu Anda mengambil keputusan, bukan hanya mencetak struk. Laporan penjualan menunjukkan produk mana yang perlu ditambah stoknya dan jam berapa toko paling ramai. Data pelanggan membantu Anda mengenali siapa yang sering kembali dan siapa yang lama tidak berbelanja.
Di sinilah fitur loyalitas menjadi berguna. Kupon untuk pembelian berikutnya, poin yang bisa ditukar, atau membership untuk pelanggan tetap lebih mudah dijalankan jika semuanya terhubung ke transaksi di kasir. Saat menyimpan data pelanggan seperti nama dan nomor telepon, ingat bahwa Indonesia memiliki UU Pelindungan Data Pribadi (UU No. 27 Tahun 2022). Simpan hanya data yang Anda perlukan, beri tahu pelanggan untuk apa data itu dipakai, dan pilih penyedia yang menjelaskan cara mereka menjaga data.
Uji coba sebelum berkomitmen
Banyak aplikasi kasir menyediakan paket gratis atau masa uji coba. Manfaatkan waktu ini dengan serius, bukan sekadar melihat-lihat menu:
- Masukkan sebagian produk asli Anda, lengkap dengan varian dan harga.
- Jalankan transaksi seperti hari biasa selama beberapa hari, termasuk di jam ramai.
- Coba skenario yang sering bermasalah: retur, diskon, pembayaran terpisah, dan stok habis.
- Tanyakan cara mengekspor data jika suatu hari Anda ingin berganti aplikasi.
Catat apa yang membuat kasir bingung dan apa yang membuat Anda lebih cepat menutup buku di akhir hari. Hasil uji coba ini jauh lebih berharga daripada daftar fitur di brosur.
Satu sistem untuk kasir dan toko online
Jika setelah memakai checklist di atas Anda membutuhkan kasir dan toko online yang berbagi data yang sama, Etalasse bisa menjadi salah satu pilihan untuk dicoba. Etalasse menyatukan toko online dan kasir POS untuk bisnis ritel, F&B, reservasi, rental, edukasi, dan produk digital, sehingga produk, stok, pelanggan, dan pesanan tersinkron di semua kanal penjualan. Tersedia kasir dengan manajemen meja dan layar dapur, program loyalitas berupa kupon, poin, membership, dan flash sale, serta asisten AI yang bisa mengelola produk, stok, dan pesanan lewat chat. Anda bisa mulai dari paket gratis atau uji coba 30 hari untuk paket berbayar. Pelajari lebih lanjut di halaman Etalasse.